Beberapa kali saya mendengar lagu ini diputar
di radio, dalam kendaraan saat saya berangkat atau pulang kerja. Lagu yang
berirama musik masa kini, dan juga yang suara penyanyinya berciri generasi masa
kini itu, hanya saja saya lupa-lupa ingat siapa pemilik suaranya, menimbulkan
kesan tersendiri bagi saya. Alunan musik yang sedikit beda untuk ukuran musik
zaman sekarang, dengan lirik lagu yang jelas-jelas bukan tentang cinta, serta
terutama dengan adanya beberapa cuplikan pidato seseorang yang berapi-api (seperti
pidatonya Bung Karno) di tengah-tengah lagu, membuat saya merinding. Lagu ini
mengusung kata-kata "bangsa", "negeri",
"perubahan", "tanah lahir", dan "masa depan",
meskipun saya belum begitu menangkap secara keseluruhan kata demi kata dalam
liriknya. Sepertinya ada tema nasionalisme di dalam lagu ini, saya rasakan.
Secara kebetulan saat beberapa hari yang lalu saya dan sahabat jalan-jalan dan makan di sebuah KFC Nah... Ini Fotonya :D
Saya mendapatkan CD musik yang dipaketkan dengan salah satu menu. CD
musik bertajuk "Seperti Seharusnya" yang ternyata album terbarunya
Noah, grup band yang belum lama ini menyelenggarakan konser di 5 negara 2 benua
dalam 1 hari. Nah, sewaktu kami mencoba memutar lagu-lagu di dalamnya, saya
menemukan bahwa lagu yang saya sebut di atas tadi merupakan salah satu dari
album Noah. Lho kok?
Saya putar ulang lagu itu dan dan mencoba membuka cover CD-nya untuk mencari
barangkali ada teks lagunya.
Ada rupanya!
Judul lagunya adalah "Raja Negeriku". Oalah…Saya baru ngeh dan ingat
jenis suara vokalis yang menyanyi. Si Ariel tho… yang baru keluar dari
penjara di Bandung.
Saya pribadi
bukan penggemar grup band tertentu, termasuk grup band seperti Noah (atau saat
namanya masih Peterpan) ini. Saya juga bukan penyuka vokalisnya, Ariel, yang
kata sebagian besar remaja cewek dan ibu-ibu muda ngganteng.
Hanya saja ketertarikan saya terhadap lagu yang tadi itu, adalah karena lagunya
punya warna tersendiri dan temanya cukup istimewa. Satu saja di antara
keseluruhan 10 lagu dalam album tersebut. Syair dalam lagu ini menimbulkan
perasaan lain, sedikit banyak mengingatkan bahwa saya lahir dan hidup di
Indonesia, sebagai bagian dari rakyat dan bangsa Indonesia.
Lagu ini menyebutkan
tentang pemimpin negeri kita, yang telah lama terdiam, sementara semua telah
lelah menanti. Pemimpin yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh rakyat,
untuk membawa perubahan berarti yang dimimpi-mimpikan oleh bangsa dan
negeri ini.
Apakah tema lagu ini mencerminkan kondisi bangsa dan negara kita saat ini, yang
sedang carut-marut dengan berbagai persoalan tidak kunjung selesai, yang sedang
mengalami krisis kepemimpinan nasional?
Dari penjelasan
di dalam cover CD, yang kutipan pidatonya ditampilkan di tengah-tengah lagu
tersebut siapa lagi kalau bukan Proklamator kita, Sang Putera Fajar Ir.
Sukarno. Makna dari lirik lagu "Raja Negeriku" memang bisa mengarah
ke beliau. Meskipun juga secara umum bisa merupakan ekspresi dari mimpi dan harapan
kita, yang sedang mendambakan hadirnya kembali seorang pemimpin sejati bagi
bangsa dan negara ini. Yang bisa mengantarkan rakyat Indonesia ke dalam suasana
negara yang berkeadilan dan berkemakmuran, dengan martabat dan kedudukan negara
Indonesia di dunia dipandang oleh bangsa-bangsa dan negara-negara lain.
Tidak seperti sekarang ini. Negara yang memiliki segudang persoalan, dengan
jurang sangat lebar antara si kaya dan si miskin, dan secara kedudukan serta
martabat negara sering dipandang sebelah mata oleh negara-negara lain. Negara
yang hampir-hampir menjadi sebuah negara gagal!
Sikap dan
karakter Bung Karno sebagai seorang pemimpin, memang menjadi dambaan bagi
rakyat kita. Beliau seperti ditakdirkan lahir untuk Indonesia, untuk
memerdekakan Indonesia (tentunya tanpa mengecilkan peranan para tokoh nasional
yang lain). Punya nasionalisme sangat tinggi, kharismatik, tegas, bijak, dan
cerdas. Pemikirannya amat jauh ke depan, dengan kemampuan diplomasi dan
orasinya yang tidak bisa disangsikan lagi. Pidatonya selalu didengar rakyat,
rakyat selalu berduyun-duyun datang untuk mendengar pidato, menyaksikan
pemimpin yang dicintai dan dihormati mereka, dan rakyat dibuat terbakar
semangat kebangsaannya.
Kemampuan diplomasi Bung Karno yang elegan namun berkarakter, telah membuat
para pemimpin dunia segan dan hormat terhadap beliau, bahkan termasuk dari
pemimpin-pemimpin negara adikuasa. Sejarah dunia telah mencatat beliau menjadi
salah satu tokoh dunia berpengaruh, yang telah membawa negaranya ke posisi
sederajat dengan negara-negara maju dan kaya, serta sebagai tokoh yang selalu
mengangkat harga diri bangsa dan negaranya dengan segenap jiwa raganya.
Kesemuanya itu
dibentuk dan ditempa oleh pengalaman hidupnya, dari zaman pemerintah kolonial
Belanda berkuasa, sampai pecahnya perang Asia Timur Raya dan masuknya tentara
Dai Nippon ke wilayah Indonesia, hingga masa-masa menjelang proklamasi
kemerdekaan. Lewat pembelajaran, pemikiran dan perenungan dari masa kecil
hingga dewasa, dari dinginnya lantai penjara, dari kerasnya kehidupan di balik
jeruji besi, dan dari sepinya tempat pengasingan, selama bertahun-tahun.
Tidak berlebihan
jika Bung Karno kita nyatakan sebagai salah satu putera terbaik yang pernah
dimiliki bangsa ini. Kita bacakan Al Fatihah buat beliau almarhum...
RAJA
NEGERIKU - Lirik
Song Noah Band
Dan terdengar, deru suara
Sapa jiwaku, sapa seluruh bangsaku
Aaa.. Perih tangismu, perih jiwamu
Tersisihkan oleh kawanan hitam
Oh semua telah lelah menanti
Bersuara, untuk mereka
Raja negriku, kau tlah lama
terdiam
Perubahan
Jerit hatiku, cermin jiwamu
Berikan terang untuk masa
depan
Berpegangan, semua saudara
tegar berdiri, dalam mimpi yang satu
Perubahan
Untuk tanahmu, tanah lahirmu
Untuk negeri dan mimpi bangsamu