SELAMAT DATANG DI SITUS Sahabat NOAH Lhokseumawe (SNL)

Kisah Lainnya SNL - Medan


Pukul menunjukkan 17.00 wib terlihat di base hanya beberapa Sahabat yang udah pada hadir. Namun tidak terlihat armada yang kami pesan sebanyak 2 unit untuk  memberangkatkan kami hadir di base. Satu persatu Sahabat lainnya berdatangan kebetulan yang datang hanya Sahabat yang telah mendaftar untu ikut pada rombongan tour sumatera ( peresmian SMR ).
Hamper semua hadir dan seluruh atribut lengkap dan bahan bahan perlengkapan sudah tertata waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 wib juga belum terlihat mobil yang menjemput kami tiba. Ada sebagian sahabat sudah merasa jenuh, palak tapi gk sampai emosi. Setelah agak lama di tunggu sekitar pukul 19.30 wib tiba juga mobil yang kami pesan tanpa ada basi basi langsung 1 persatu naik mobil langsung berangkat menuju medan, namun ada 1 orang yang tertingal di penteut masih daerah Lhokseumawe tiada lain yakni Aroel. Setelah menjemput Aroel, DianaHalim ingat sama Awan agar suruh ikut rombongan yang rencana tidak mau ikut, maka atas gagasan ketum mobil yang membawa rombogan pertama membelokkan mobil tuk menjemput Awan (Ketua Infokom) ke rumahnya dan rombongan ke dua lansung meluncur dan standby di jalan.
Next. Akhirnya perjalanan pun sudah menempuh Panton Labu kami pun merasa ada yang menjanggal rupanya MANDUM HANA PAJOH BU LOM…  Akhirnya kami pun berhenti tuk makan di sebuah restorant ( gile gaya bener ) ntuk mengisi kekosongan perut.

Setelah makan makanan yang kurang sreg akhirnya kami pun meluncur kembali sampai mobil yang rombongan pak ketum hampir2 bocor gitu terpaksa pak ketum membawa mobil krang dari kecepatan yang biasanya dia bawa.



Next. Sampai dimedan tepat pukul 05.16 wib kamipun tiba di base SMR namun tidak ada satu pun yang terbangun untuk menjemput kehadiran kami terpaksa dech kami tunggu sampai pagi dan akhirnya ketua umum SMR pun terbangun dan langsung menerima kami sambil menyuguhkan minuman the hangat kepada kami sedangkan Pak Ketum menjemput ibu Nurhidayah di Carrefoer yang tersesat.


Next. Setelah itu hitungan beberapa waktu kiami pun instirahat di hotel Crystal

setelah itu kami pun langsung menuju bandara sekitar pukul 10.00 wib dan langsung ke tepat acara yang telah di janjikan oleh pihak smr yakni di sebuah cafĂ© di kota medan. Dalam Hitungan detik  Ariel dan kwn2 yang sudah lama di tunggu kehadirannya hadir juga didepan mata kami.
Penulis: Ketum SNL

READ MORE - Kisah Lainnya SNL - Medan

Fanbase Noah Medan Didukung Sahabat Lhoksumawe


JAKARTA - Kedatangan Noah ke Medan tak hanya melangsungkan tur konsernya, tetapi sekaligus meresmikan fanbase Sahabat (sapaan penggemar Noah) Medan. Hebatnya, peresmian ini juga dihadiri Sahabat Aceh.

Peresmian fanbase Sahabat Medan disambut suka cita oleh para Sahabat Noah di Medan. Bahkan Sahabat dari Aceh yang menamakan diri mereka Sahabat Lhoksumawe, ikut hadir dalam acara yang dinantikan.

"Peresmian SahabatMedan_r ini dihadiri juga oleh Sahabat Medan Aceh!! Kerenn!! NoahBornToMakeHistoryMDN," tulis Noah melalui Twitternya, Rabu (24/10/2012).

Acara peresmian ini berjalan dengan lancar. Para Sahabat Noah dengan seksama mendengarkan pemaparan para personel pelantun "Separuh Aku" itu. Noah pun berharap, kehadiran fanbase tersebut tidak hanya sebagai tempat berkumpul, melainkan untuk membantu yang lain.

"Semoga sahabat berkumpul ada gunanya bagi orang lain juga, jangan hanya sekadar berkumpul saja," tutup Ariel.

Seperti diketahui, band Noah akan menggelar konser di Hotel Pardede, Medan, hari ini. Di Medan, Ariel cs akan membawa konsep in door yang berbeda dengan konser-konser sebelumnya yang pernah digelar di beberapa kota di Indonesia.[Okezone]

READ MORE - Fanbase Noah Medan Didukung Sahabat Lhoksumawe

Kegiatan Sahabat Lhokseumawe Aceh Waktu Peresmian Sahabat Medan Revolution



Medan – Selasa, 23 Oktober  2012 Sahabat NOAH Lhokseumawe Aceh di undang oleh Sahabat Medan Revolution (SMR) dalam rangka peresmiannya. Lama menunggu kedatangan NOAH BAND Sahabat Lhokseumawe Aceh menyumbang lagu-lagu dari NOAH juga untuk menghibur semua sahabat yang setia siap menyambut kedatangan NOAH BAND dengan sepenuh hati.

Sahabat Lhokseumawe Aceh yang diwakili oleh; Awan, Ampoen dan Noval Cuma menyumbang tiga lagu manis, lagu pertamanya, MIMPI YANG SEMPURNA, lagu kedua TAK BISAKAH dan lagu yang ketiga SEMUA TENTANG KITA. Makna dari  Lagu yang pertama “Mimpi Yang Sempurna” seakan semua Sahabat pada Hari Ini sudah terwujud mimpinya yang dulu belum sempurna tapi hari ini jadi mimpi yang sempurna, lagu yang kedua “Tak Bisakah” kau menunggu NOAH. Lagu ini memberikan semangat untuk para sahabat yang lama menunggu datangnya NOAH BAND, dan lagu yang terakhirnya “Semua Tentang Kita” Lagu ini memberikan makna, Hari ini mengungkapkan sebuah cerita tentang kita Sahabat Medan Revolution (SMR), Sahabat NOAH Lhokseumawe Aceh dan NOAH BAND.
Selanjutnya adalah penyerahan PLAKAT dari Sahabat NOAH Lhokseumawe Aceh untuk NOAH BAND dan untuk Sahabat Medan Rovolution yang diwakili oleh Riki (Ketum SNL).

Makan  Bersama NOAH BAND, Doa bersama, dan Foto Bareng dengan NOAH BAND dan para Sahabat.


READ MORE - Kegiatan Sahabat Lhokseumawe Aceh Waktu Peresmian Sahabat Medan Revolution

1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)



1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)
Pada suatu malam di sekitar bulan Mei 2012, saya tengah berada dalam sebuah rapat untuk membicarakan rencana peluncuran album terbaru Peterpan. Hadir dalam rapat itu, antara lain, Mas Gumilang Ramadhan, salah satu directur Musica Studio's, Bang Budi Suratman, Manajer Peterpan, dan Reza, Drummer Peterpan. Personel lain tidak bisa ikut ambil bagian karena memiliki kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Rapat sedikit terganggu oleh bisikan Kindi, asisten pribadi saya. Wajahnya tampak serius saat membisikkan kabar ke telinga saya. Kabar yang mencuri sedikit konsentrasi saya. Saya menoleh ke arah Kindi, dan spontan berkata, "Ah, itu pasti hoax!" Kindi terdiam sebentar lalu meninggalkan saya.
Sayapun melanjutkan rapat dan argumentasi yg sempat terputus. Namun, setelah 20 menit, Kindi kembali menghampiri saya. Kali ini wajahnya lebih serius daripada sebelumnya. Tidak ada kata yg terucap kali ini. Dia hanya menyodorkan handphone-nya ke tangan saya, dan lewat mimik wajahnya mempersilakan saya untuk melihat layar handphone itu. Seketika suasana di kepala saya berubah.

Saya menjauh dari kebisingan rapat. Tempat itu ramai, tapi saya merasa sunyi.

Untuk beberapa saat saya merasakan nafas saya tertahan. Lalu saya merasakan kepala saya hendak meledak. Saya menarik nafas panjang dan membuangnya keras-keras hingga semua yang ikut rapat melihat ke arah saya.

Saya yakin, melihat wajah saya, peserta rapat langsung dapat menerka ada masalah sangat serius yang tengah saya hadapi. Saya sendiri juga melihat ada masalah besar di hadapan saya sejak malam itu.

Dalam hitungan hari, masalah yg saya hadapi itu menjadi percakapan semua orang, menjadi headline di media cetak dan elektronik, diberitakan hampir setiap jam oleh media online.

Pikiran saya makin kacau. Saya menghabiskan waktu di rumah, bertanya pada diri sendiri dan mencoba mencari jawaban atas semua yang terjadi. Berbagai pemikiran tentang banyak hal berputar di kepala saya. Otak saya bekerja sangat keras, berpacu dalam lingkaran dan tidak menemukan jalan keluar.

Sedikit saya memutar waktu, melamun, menyusuri kehidupan saya beberapa bulan kebelakang. Masa-masa dimana saya mengalami insomnia yang parah. Masa-masa saya banyak mengalami kekosongan jiwa, yang kadang hanya bisa tertolong dengan adanya kegiatan Peterpan atau bersama kekasih. Kehidupan saya nyaris tanpa tujuan.

Saya ingat, suatu waktu beberapa bulan sebelumnya, saya melakukan shalat danberdo'a; hal yang jarang saya lakukan. Saya ingat berdo'a demikian: "Tuhan, jangan lupakan saya, jangan biarkan saya lepas tanpa arah."
Lalu, saya kembali ke hari ini.

Badan saya lemas, tidak mampu berdiri. Saya mencoba untuk hidup. Badan saya mencoba untuk tetap menjalani hari, namun ia berjalan seperti robot; sekedar makan dan minum. Terkadang saya hanya berbaring di lantai. Kata yang keluar dari mulut saya hanya pertanyaan: "Tuhan, tolong.... Apa gerangan yang terjadi?"

Pada hari-hari itu orang dekat saya mencoba mengajak saya untuk bertukar pikiran, baik untuk mencari solusi ataupun hanya sekedar meringankan beban. Ketika seorang teman menganjurkan saya untuk menghubungi pengacara, saya malah balik bertanya, "Pengacara? Mengapa saya membutuhkan pengacara?" Pertanyaan itu muncul karena sejauh ini gambaran yang ada di kepala saya adalah menunggu polisi menangkap orang yang telah dengan sengaja mengunggah data itu ke dunia maya.

Namun, pada pekan-pekan itu keadaan berubah-ubah tanpa arah dan berlangsung begitu cepat. Terlalu banyak intervensi, spekulasi, dan lain-lain di luar sana.

Akhirnya, saya memutuskan mengikuti saran untuk mendapatkan seorang pengacara. Seiring dengan keputusan itu, saya menjadi orang yang paling dicari aparatkepolisian. Paling tidak, selama dua hari terakhir, saya harus mencari tempat untuk menghilang sebelum akhirnya menyerahkan diri.

Selepas tengah malam, tanggal 23 Juni 2010, saya meninggalkan persembunyian, bergegas menuju lapangan parkir sebuah hotel di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Di sana sudah menunggu pengacara saya dan beberapa aparat kepolisian. Inilah keputusan saya; menyerahkan diri.

Sebelum saya menyerahkan diri, dua kali surat panggilan dari Barskrim (Badan Reserse dan Kriminal) Mabes Polri dialamatkan kepada saya. Dua kali pula saya memenuhi panggilan tersebut. Ketika memenuhi panggilan pertama, pada pertengahan Juni 2010, saya datang dengan kondisi kesehatan kurang prima. Suhu badan saya tinggi. Setelah diperiksa dokter, pemeriksaanpun dihentikan. Seminggu kemudian, saya kembali ke Barskrim untuk memenuhi panggilan yang kedua.

Lalu saya enerima kabar bahwa pihak berwajib akan menahan saya. Apa dasar penahanan tersebut? Saya maupun pengacara tidak mengetahui secara pasti. Karena itu, sebelum mendapatkan alasan sebenarnya, pengacara menyarankan saya untuk tiarap dulu, menjauhi sorotan publik.

Sepanjang dua hari dipersembunyian, sejumlah diskusi denga pengacara berlangsung. Berbagai hal dibahas, sejumlah alternatif ditimbang, termasuk konsekuensinya. Salah satu kekawatiran aparat berwajib untuk menahan saya juga dibahas waktu itu. Pihak kepolisian mengkawatirkan keselamatan saya, terutama karena ada pihak-pihak yang ingin mencari saya.

Selama di tempat persembunyian itu, saya melalu hari-hari yang penuh tekanan. Meski raga ini kelelahan dan mata bisa terpejam berjam-jam, pikiran tetap bekerja. Obat tidur akhirnya menjadi jalan keluar.

Saya sempat berdiskusi dengan seseorang yang bisa dibilang tokoh agama. Kami bercerita panjang lebar. Pembicaran kami menghasilkan pengertian yang baik dan juga menguatkan saya.

"Mari hadapi ini!" begitu kemudian yang ada di pikiran saya. Cukuplah semua pendapat dan pemikiran yang pernah saya dengar. Keadaan sudah semakin mendesak.

Saya coba mengumpulkan semua pikiran yang meringankan selama dalam perjalanan menuju titik rendezvouz di lapangan parkir hotel itu. Termasuk perkataan seseorang yang sempat menyejukkan. Dia bilang, "Paling hanya empat hari ditahan."

Kenyataannya, empat hari itu menjadi dua tahun satu bulan kurungan, atau lebih tepatnya 750 hari. Bila diingat-ingat, saya tesenyum dibuatnya.

Pertemuan dengan aparat kepolisian di lapangan parkir tadi hanya sebentar. Tak banyak yang terjadi saat saya berada di sana. Saya turun dari mobil yang membawa diri saya. Lantas saya mengambil waktu sebentar untuk memeluk erat-erat satu persatu orang-orang terdekat saya. Saya tahu, kami semua masih merasa berat dan masih menyimpan tanda tanya besar atas semua yang terjadi. Namun kami percaya dengan keputusan ini, sebagaimana saya percaya kepada rencana Tuhan, yang kadang sangat misterius.

 
Menjadi Tahanan Bareskrim
1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)
"Lalu kau injakkan kakimu untuk pertama kali di situ. Kau mencoba untuk tenang, namun jantungmu berdetak keras. Kau mencoba untuk normal, namun semua melihat wajahmu pucat. Mencoba menguatkan diri tapi tanganmu bergetar. Pukul 2 pagi ini, setelah hari yang menegangkan dan menguras semuanya, membuat badan dan pikiran berjalan tidak searah. Pikiranmu tidak lagi menguasai badanmu, dan badanmu enggan mengenali pikiranmu."
1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)
Setibanya di Bareskrim Mabes Polri, setelah menjalani sedikit pemeriksaan dan menandatangani beberapa berkas, berjalanlah saya menuju pintu masuk tahanan. Saya diantar seorang penyidik. Di titik ini, teman terdekat saya melepaskan pelukannya.
1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)
Saya melewati batas itu sambil menenteng tas berisi pakaian secukupnya. Tanpa melihat ke belakang, saya berjalan melewati puluhan orang yang memang sudah berada di sana. Beberapa dari mereka mulai berdiri, seakan menyambut kedatangan saya. Lalu terdengar ada yang menyanyikan sedikit lagu "Ada Apa Denganmu", diikuti tawa. Saya tersenyum ke arah mereka, dan merekapun tersenyum hangat. Sebuah momen pertama yang menenangkan.[sahabat-noahband]
READ MORE - 1- Suatu Hari di Bulan Mei (Dari buku "Kisah Lainnya" Catatan 2010-2012)

Ariel Jum'atan


Bandung - Kehadiran Ariel di Masjid Daarut Taubah Rutan Kebon Waru untuk menunaikan Solat Jumat menarik perhatian para jamaah lainnya. Saat Ariel memasuki masjid, hampir semua jamaah yang merupakan napi dan tahanan di Rutan, mengarahkan pandangannya ke pelantun 'Mimpi yang Sempurna' itu.

Ariel tampak sumringah menuju Masjid Daarut Taubah di dalam Rutan Kebon Waru saat akan Solat Jumat. Ariel yang memakai kaos biru dan bercelana pendek hitam terus didampingi oleh petugas hingga ke dalam masjid. Sarung putih motif cokelat ia kalungkan di lehernya.

Ariel keluar dari Blok B ditemani seorang petugas rutan berseragam dan seorang pria yang merupakan warga binaan Rutan. Ariel melemparkan senyum saat sejumlah wartawan televisi mengambil gambarnya.

Tiba di masjid itu sekitar pukul 11.15 WIB. Di teras masjid dekat tempat mengambil air wudhu, Ariel segera memakai sarungnya untuk melaksanakan salat Jumat.

Pantauan detikbandung, Ariel langsung duduk di deretan paling belakang. Sementara ratusan jamaah yang sudah hadir di dalam masjid, hampir seluruhnya mengarahkan mata ke pelantun Bintang di Surga itu. Hingga pukul 11.40 WIB Ariel terlihat serius mendengarkan khotbah.

READ MORE - Ariel Jum'atan

Raja Negeriku - Kerinduan Hadirnya Pemimpin Yang Sejati


Beberapa kali saya mendengar lagu ini diputar di radio, dalam kendaraan saat saya berangkat atau pulang kerja. Lagu yang berirama musik masa kini, dan juga yang suara penyanyinya berciri generasi masa kini itu, hanya saja saya lupa-lupa ingat siapa pemilik suaranya, menimbulkan kesan tersendiri bagi saya. Alunan musik yang sedikit beda untuk ukuran musik zaman sekarang, dengan lirik lagu yang jelas-jelas bukan tentang cinta, serta terutama dengan adanya beberapa cuplikan pidato seseorang yang berapi-api (seperti pidatonya Bung Karno) di tengah-tengah lagu, membuat saya merinding. Lagu ini mengusung kata-kata "bangsa", "negeri", "perubahan", "tanah lahir", dan "masa depan", meskipun saya belum begitu menangkap secara keseluruhan kata demi kata dalam liriknya. Sepertinya ada tema nasionalisme di dalam lagu ini, saya rasakan.

Secara kebetulan saat beberapa hari yang lalu saya dan sahabat jalan-jalan dan makan di sebuah KFC Nah... Ini Fotonya :D 
Saya mendapatkan CD musik yang dipaketkan dengan salah satu menu. CD musik bertajuk "Seperti Seharusnya" yang ternyata album terbarunya Noah, grup band yang belum lama ini menyelenggarakan konser di 5 negara 2 benua dalam 1 hari. Nah, sewaktu kami mencoba memutar lagu-lagu di dalamnya, saya menemukan bahwa lagu yang saya sebut di atas tadi merupakan salah satu dari album Noah. Lho kok? 
Saya putar ulang lagu itu dan dan mencoba membuka cover CD-nya untuk mencari barangkali ada teks lagunya.
Ada rupanya! 
Judul lagunya adalah "Raja Negeriku". Oalah…Saya baru ngeh dan ingat jenis suara vokalis yang menyanyi. Si Ariel tho… yang baru keluar dari penjara di Bandung.

Saya pribadi bukan penggemar grup band tertentu, termasuk grup band seperti Noah (atau saat namanya masih Peterpan) ini. Saya juga bukan penyuka vokalisnya, Ariel, yang kata sebagian besar remaja cewek dan ibu-ibu muda ngganteng. Hanya saja ketertarikan saya terhadap lagu yang tadi itu, adalah karena lagunya punya warna tersendiri dan temanya cukup istimewa. Satu saja di antara keseluruhan 10 lagu dalam album tersebut. Syair dalam lagu ini menimbulkan perasaan lain, sedikit banyak mengingatkan bahwa saya lahir dan hidup di Indonesia, sebagai bagian dari rakyat dan bangsa Indonesia.

Lagu ini menyebutkan tentang pemimpin negeri kita, yang telah lama terdiam, sementara semua telah lelah menanti. Pemimpin yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh seluruh rakyat, untuk membawa perubahan berarti yang dimimpi-mimpikan oleh  bangsa dan negeri ini. 
Apakah tema lagu ini mencerminkan kondisi bangsa dan negara kita saat ini, yang sedang carut-marut dengan berbagai persoalan tidak kunjung selesai, yang sedang mengalami krisis kepemimpinan nasional?

Dari penjelasan di dalam cover CD, yang kutipan pidatonya ditampilkan di tengah-tengah lagu tersebut siapa lagi kalau bukan Proklamator kita, Sang Putera Fajar Ir. Sukarno. Makna dari lirik lagu "Raja Negeriku" memang bisa mengarah ke beliau. Meskipun juga secara umum bisa merupakan ekspresi dari mimpi dan harapan kita, yang sedang mendambakan hadirnya kembali seorang pemimpin sejati bagi bangsa dan negara ini. Yang bisa mengantarkan rakyat Indonesia ke dalam suasana 
negara yang berkeadilan dan berkemakmuran, dengan martabat dan kedudukan negara Indonesia di dunia dipandang oleh bangsa-bangsa dan negara-negara lain. 
Tidak seperti sekarang ini. Negara yang memiliki segudang persoalan, dengan jurang sangat lebar antara si kaya dan si miskin, dan secara kedudukan serta martabat negara sering dipandang sebelah mata oleh negara-negara lain. Negara yang hampir-hampir menjadi sebuah negara gagal!

Sikap dan karakter Bung Karno sebagai seorang pemimpin, memang menjadi dambaan bagi rakyat kita. Beliau seperti ditakdirkan lahir untuk Indonesia, untuk memerdekakan Indonesia (tentunya tanpa mengecilkan peranan para tokoh nasional yang lain). Punya nasionalisme sangat tinggi, kharismatik, tegas, bijak, dan cerdas. Pemikirannya amat jauh ke depan, dengan kemampuan diplomasi dan orasinya yang tidak bisa disangsikan lagi. Pidatonya selalu didengar rakyat, rakyat selalu berduyun-duyun datang untuk mendengar pidato, menyaksikan pemimpin yang dicintai dan dihormati mereka, dan rakyat dibuat terbakar semangat kebangsaannya. 
Kemampuan diplomasi Bung Karno yang elegan namun berkarakter, telah membuat para pemimpin dunia segan dan hormat terhadap beliau, bahkan termasuk dari pemimpin-pemimpin negara adikuasa. Sejarah dunia telah mencatat beliau menjadi salah satu tokoh dunia berpengaruh, yang telah membawa negaranya ke posisi sederajat dengan negara-negara maju dan kaya, serta sebagai tokoh yang selalu mengangkat harga diri bangsa dan negaranya dengan segenap jiwa raganya.

Kesemuanya itu dibentuk dan ditempa oleh pengalaman hidupnya, dari zaman pemerintah kolonial Belanda berkuasa, sampai pecahnya perang Asia Timur Raya dan masuknya tentara Dai Nippon ke wilayah Indonesia, hingga masa-masa menjelang proklamasi kemerdekaan. Lewat pembelajaran, pemikiran dan perenungan dari masa kecil hingga dewasa, dari dinginnya lantai penjara, dari kerasnya kehidupan di balik jeruji besi, dan dari sepinya tempat pengasingan, selama bertahun-tahun.
Tidak berlebihan jika Bung Karno kita nyatakan sebagai salah satu putera terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini. Kita bacakan Al Fatihah buat beliau almarhum...


RAJA NEGERIKU - Lirik

Song Noah Band



Dan terdengar, deru suara 
Sapa jiwaku, sapa seluruh bangsaku 
Aaa.. Perih tangismu, perih jiwamu 
Tersisihkan oleh kawanan hitam 
Oh semua telah lelah menanti
[Pidato Ir. Soekarno]

Bersuara, untuk mereka 

Raja negriku, kau tlah lama terdiam 
Perubahan 
Jerit hatiku, cermin jiwamu 
Berikan terang untuk masa depan
[Pidato Ir. Soekarno]



Berpegangan, semua saudara 
tegar berdiri, dalam mimpi yang satu 
Perubahan 
Untuk tanahmu, tanah lahirmu 
Untuk negeri dan mimpi bangsamu
  


READ MORE - Raja Negeriku - Kerinduan Hadirnya Pemimpin Yang Sejati

Noah Bio



NOAH resmi berdiri melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta, tepatnya di Musica Studios pada tanggal 2 Agustus 2012. NOAH terdiri dari lima anggota yaitu Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David.  NOAH diartikan sebagai panjang umur, pemberi ketenangan.

Sebelumnya Ariel, Uki, Reza dan Lukman menggunakan nama Peterpan bersama dua anggota terdahulu yaitu Andika dan Indra. Sesuai kesepakatan dengan dua anggota terdahulu, maka Ariel, Uki, Lukman dan Reza tidak lagi menggunakan nama Peterpan setelah album  Sebuah Nama Sebuah Cerita.

Album pertama yang dirilis menggunakan nama NOAH adalah album Seperti Seharusnya yang berisikan 10 lagu dengan single pertama Separuh Aku yang begitu videonya dirilis di Youtube telah berhasil menyedot penonton sebanyak kurang lebih 2 juta viewers dalam waktu 4 minggu.

NOAH secara resmi mengangkat David sebagai personil tetap NOAH di album ini menambah warna dalam musik NOAH.

Launching album Seperti Seharusnya digelar dengan cara yang tidak biasa yaitu dengan menggelar konser di 5 negara dalam waktu 24 Jam. Negara-negara yang dipilih adalah Australia, Hong Kong, Malaysia, Singapore dan Indonesia.

Sebelumnya NOAH pun mengeluarkan sebuah buku Catatan 2010-2012 yang berjudul Kisah Lainnya. Kisah Lainnya mendapatkan sambutan publik yang luar biasa terbukti dengan menjadi best seller di toko buku Gramedia di berbagai kota di Indonesia.

Seperti kutipan dalam buku Kisah Lainnya, “Kami akan melanjutkan perjalanan.”. Inilah awal perjalanan Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David dengan nama baru yaitu NOAH.
READ MORE - Noah Bio

Sahabat NOAH Manca Negara


Karisma band NOAH atau yang dulunya bernama Peterpan memang tak terbendung, fans dari mancanegara pun tidak bisa dibilang sedikit. Salah satunya adalah Sammi Alice (23). 


Perempuan asal Australia ini terlihat kagum memandangi Ariel cs dalam acara jumpa fans dan jumpa pers NOAH di La Luna Western and Garden Restauran Hotel Horison Semarang. Perempuan lulusan Monash University, Australia jurusan bahasa Indonesia tersebut bahkan mengaku menjadikan lagu-lagu NOAH saat masih bernama Peterpan sebagai media belajar bahasa Indonesia.



"Belajar bahasa Indonesia dari lagu 'Kisah Cintaku' yang saya cari di internet. Setelah itu saya download semua lagunya," kata Sammi dengan bahas Indonesia yang fasih di Hotel Horison Semarang, Jumat (5/10/2012).



Awalnya ia mengenal Peterpan sejak tiga tahun yang lalu dari komunitas orang Indonesia yang ada di Melbourne tempatnya tinggal.



"Saya paling suka lagu 'Menghapus Jejakmu'," ujarnya. Ia pun sempat menyanyikan lagu tersebut di depan personil NOAH pada jumpa pers hari ini.



Sammi sempat kecewa saat NOAH konser di Australia beberapa waktu lalu, karena saat itu ia sedang berada di Surabaya. Meski demikian kekecewaannya terobati saat NOAH konser di Surabaya dalam Born to Make History Concert. Ia pun mengikuti konser NOAH selanjutnya yaitu di Semarang yang akan digelar Sabtu (6/10/2012) besok di Gor Jatidiri Semarang.



Selain dikejutkan dengan kedatangan fans dari Australia, salah satu personil NOAH yaitu Uki mendapat surprise dari para fansnya. Uki yang kebetulan berulang tahun ke-31 mendapatkan dua buah kue ulang tahun dari para Sahabat Noah. Uki pun terus mengucapkan terima kasih sambil tersenyum.



Salah satu Sahabat NOAH, Elisabeth (22) mengaku mendadak menyiapkan kue ulang tahun untuk Uki setelah kedatangan NOAH di bandara Ahmad Yani Semarang. "Tadi nunggu NOAH dateng dibandara habis itu beli kue. Tadinya mau beli kado juga tapi enggak sempet," ungkapnya riang.



Sammi, Elisabeth dan Sahabat Noah lainnya akan dihibur sekitar 15 hingga 20 lagu yang dibawakan oleh band yang digawangi oleh Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David tersebut. Konser di Gor Jatidiri Semarang akan dimulai pukul 20.00 WIB. Tiket konser bisa dibeli on the spot sejak pukul 10.00 WIB.



"Sekitar 15 sampai 20 lagu. Konsepnya perjalanan NOAH bahkan sebelum Peterpan," pungkas promotor dari Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi.



Selain itu Rajawali Indonesia Communication juga menggandeng promotor yang sebelumnya sukses membuat konser NOAH di lima negara dan dua benua yakni Berlian Entertainment serta Musica Studios.



Hasil Potret Sahabat NOAH Manca Negara







READ MORE - Sahabat NOAH Manca Negara

Lagu Religi NOAH

Banyak yang tanya kenapa Peterpan (Noah) tidak membuat lagu yang bertema Religi. Entah tidak tahu atau memang tak pernah menyimak lagu-lagu Peterpan sehingga harus menanyakan itu. Ariel mengatakan bahwa lagu "Tak Ada Yang Abadi" adalah lagu bertema religi sehingga tak benar jika mereka tidak pernah merilis lagu religi. Selain Tak Ada Yang Abadi, di "hotel prodeo" Ariel menyanyikan lagu "Sajadah Panjang" milik Bimbo. Berikut ke dua Videonya yang dimainkan dengan gitar akustik tunggal beserta link Download:


Klik Link di Bawah:

Sajadah Panjang dan Tak Ada Yang Abadi
READ MORE - Lagu Religi NOAH

Noah Band Indahnya Berbagi Di Bulan Ramadhan

Bersama sederet band dari Musica Studio lainnya, Noah Band menyempatkan diri menghibur anak anak kurang beruntung, sekaligus menggelar acara buka puasa bersama. Mau tahu seperti apa serunya? Yuk simak penampilan Noah Band.



Sahabat NOAH Lhokseumawe (SNL) & Sahabat Medan Revolution (SMR)





READ MORE - Noah Band Indahnya Berbagi Di Bulan Ramadhan

Ariel Ungkap Alasan Tiket Konser NOAH Mahal


Banyak yang berpendapat bahwa tiket konser NOAH di 8 kota cukup mahal. Tiket tersebut dibanderol dengan harga Festival A Rp 450.000, Festival B 300.000 dan Tribune Rp 1.000.000. Untuk ukuran konser lokal, harga tersebut sangat mahal.
Frontman NOAH, Ariel sempat kaget ketika melihat harga tiket. Dia pun segera mengontak Dino selaku CEO Berlian Entertainment. Setelah mendapat penjelasan dari Dino, Ariel dan personel NOAH lainnya pun mengerti akan maksud yang diinginkan oleh promotor.

"Saya sendiri terkejut sebenarnya waktu dikasih tahu harga tiket. Tapi setelah sharing beberapa kali dengan Dino, saya jadi mengerti kalau ada tujuan bagus di konser ini. Kenapa kita mau menghargai artis-artis band luar dengan tiket mahal sementara artis lokal kita tidak," papar Ariel saat berbicara di press conference yang digelar di Hotel Bumi Surabaya Kamis (27/9) sore

Meski mahal, namun promotor akan memberikan sebuah sajian yang menarik. Hal ini lah yang membuat konser NOAH digelar di Indoor. Dengan ditaruh di indoor akan memudahkan untuk membuat konsep yang menakjubkan.

"Di indoor lebih mudah mengkonsep lighting segala macam. kita pengen suatu show yang terkonsep. konsep yang kita berikan nantinya tidak mengecewakan sahabat-sahabat," tukasnya.
READ MORE - Ariel Ungkap Alasan Tiket Konser NOAH Mahal

Ariel: Sudah Saatnya Kita Sejajar Dengan Musisi Asing


Vokalis NOAH, Nazriel Ilham, menegaskan bahwa sudah saatnya musisi Indonesia sejajar dengan musisi asing. Hal itu ditegaskannya dalam jumpa pers di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (27/9) saat ditanya tentang mahalnya tiket konser Born to Make History. Memang, harga tiket konser yang akan berlangsung di Gramedia Expo besok malam itu cukup tinggi. Yang termurah dilepas dengan harga Rp 300 ribu sementara termahal Rp 1 juta.
Pria yang akrab dipanggil Ariel ini mengaku sempat terkejut dengan harga tiket yang disiapkan pihak promotor dari Inc Production dan Berlian Entertaintment tersebut. "Jujur awalnya saya sempat kaget, kok harganya segitu," jelas Ariel.

Namun setelah dijelaskan secara rinci oleh Dino Hamid dari Berlian Entertaintment, NOAH pun bersedia menyanggupinya. "Kami harus beberapa kali sharing dengan Mas Dino mengenai harga tiket ini. Tapi selain konsep yang dijelaskan, ada pesan tersendiri yang ingin disampaikan di konser ini," ujar mantan kekasih Luna Maya ini.

Ariel mengungkapkan konser indoor yang ditawarkan membuat Noah kian mudah memadukan konsep konser yang mereka usung. Hal ini lah yang membuat harga tiket konser ini mahal. "Entah lighting, susunan lagu. Kalau indoor lebih enjoy juga buat Sahabat," terang Ariel.

Menurutnya, yang paling penting kenapa Noah mau menerima konsep konser mahal ini adalah karena keinginan agar musisi Indonesia sejajar dengan musisi asing.

"Kita biasanya mau beli tiket mahal untuk musisi asing yang datang. Sementara banyak musisi lokal yang seharusnya layak untuk kita apresiasi. Sudah saatnya kita sejajar sama musisi asing yang main di sini," pungkas ariel. 
READ MORE - Ariel: Sudah Saatnya Kita Sejajar Dengan Musisi Asing

NOAH Bakal Rilis Lagu Berbahasa Inggris di Album Baru


Pada wawancara ekslusif dengan KapanLagi.com®, NOAH membeberkan bahwa mereka telah memiliki tabungan lagu berbahasa Inggris yang siap untuk dirilis. Namun Ariel dan kawan-kawan memilih menahan lagu tersebut hingga waktu yang tepat.
"Kita ada sih lagu Bahasa Inggris, tapi belum masuk di album sekarang. Kita juga merasa momennya kurang pas untuk saat ini," ujar Uki ketika diwawancarai secara ekslusif oleh KapanLagi.com® beberapa waktu lalu.

Kepastian tentang perilisan lagu itu menemui titik terang ketika Ariel membuka sesi tanya jawab dengan followernya di Twitter. Seorang fans menanyakan tentang keberadaan lagu tersebut. "Kang,punya tabungan berapa lagu bahasa inggris?rencana nya bakal dkeluarin juga ga d next album?" tanya seorang fans NOAH.

Ariel pun menjawab dan memastikan album NOAH yang akan datang bakal menyertakan satu lagu berbahasa Inggris. "Next Album baru rencana ada 1 lagu berbahasa inggris," jawab Ariel. (twt/adb)

READ MORE - NOAH Bakal Rilis Lagu Berbahasa Inggris di Album Baru

Indra Sinaga (Vocalis LYLA) Sahabat NOAH Juga


Sahabat, mau tau pendapat musisi lain tentang Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David dan juga album Suara Lainnya? Kali ini kami berkesempatan untuk sedikit berbincang-bincang dengan Indra Sinaga atau sering di panggil Naga. Naga yang merupakan vokalis dari group band Lyla juga merupakan teman dan sahabat dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David.

Bukan hanya sekali dua kali saja Indra Sinaga menyanyikan lagu-lagu dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. Dalam beberapa acara musik, Naga beberapakali berkolaborasi dengan para personil misalnya di acara Musiklopedia, Harmoni Semua Tentang Kita. Bahkan Naga juga ikut meramaikan tour "Dari Sahabat Untuk Sahabat" bersama Uki, Lukman, Reza dan David di beberapa kota di Indonesia.
Pada Konser Tanpa Nama yang merupakan launching album Suara Lainnya di The Hall Senayan City, Naga juga meluangkan waktunya untuk hadir menyaksikan konser tersebut. Kedekatannya dengan Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David juga apresiasinya terhadap karya-karya mereka menjadi alasan mengapa Naga selalu hadir dan mendukung Ariel , Uki, Lukman, Reza dan David untuk kembali berkarya.



Apa pendapat kamu mengenai Konser Tanpa Nama yang digelar tanggal 29 Mei kemarin?
Menurut saya, konser kemarin dan album Suara Lainnya itu merupakan kreatifitas baru dari mereka berlima. Mereka ngga pernah mentok kreatifitasnya, album instrumentalnya juga keren. Ya keren banget.



Lagu apa sih di album Suara Lainnya yang membuat kamu terkesan?
Lagu Sahabat yang featuring Karinding Attack itu keren! Lagunya jadi kontemporer, etnik, surprise banget karena jadi beda. Lagu Sahabat kan aslinya juga filosofisnya sudah bagus, basic lagu itu dari rock tiba-tiba jadi etnik. Ya sebenarnya sebelum nonton di Konser Tanpa Nama, saya udah denger lagu itu duluan di Youtube. Dan menurut saya lagu itu buat saya paling beda ya.



Nah kalau lagu-lagu Peterpan di album-album sebelumnya, lagu apa sih yang menurut kamu, kamu banget atau yang paling kamu suka? Kenapa?
Kota Mati! Hahaha.. kalau ditanya kenapa saya juga ngga tau.. pokoknya saya suka lagu itu. Tapi kalau ditanya mengenai album yang paling saya suka, saya paling suka album Hari Yang Cerah, itu album favorit saya dari semua album. Secara lirik dan aransement lagu-lagunya di album itu saya paling suka dan lagu yang paling saya suka ya Kota Mati.



Kamu sering sekali terlibat di banyak acara music bersama Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David bahkan sempat ikut tour Dari Sahabat Untuk Sahabat. Sudah kenal para personil secara pribadi, menurut kamu mereka itu pribadi yang bagaimana?
Hahahaha.. kocak! Mereka orangnya lucu-lucu, fun! Kita sering cerita-cerita juga, mereka suka ´ngebodor´ (melucu), suka cerita-cerita bodoh gitu juga. Menurut saya mereka orang-orang yang menyenangkan, ngga ngebosenin.



Selesai berbincang-bincang, Naga lalu berpose dengan album Suara Lainnya dan meminta tanda tangan seluruh personil kecuali Ariel yang memang tidak hadir saat itu. Nah begitulah perbincangan singkat dengan Indra Sinaga yang juga merupakan sahabat dari Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David. Hmmm.
READ MORE - Indra Sinaga (Vocalis LYLA) Sahabat NOAH Juga

Struktur Kepengurusan SNL

PERIODE II "Aktif" (Klik di Foto Untuk Lebih Jelas)

PERIODE I (Klik di Foto Untuk Lebih Jelas)




Follow Twitter SNL: @Sahabat_LsmACEH
READ MORE - Struktur Kepengurusan SNL
 

Join Followers SNL

Entri Populer Saat Ini

Komunitas SNL Menurut Anda!!

Total Pengunjung SNL Site

Pencarian Google

Translate


Satu Kata Satu Suara!!!!Lanjuut....